Cegah Kecelakaan Kerja di PT GNI, Ini Prosedur Keamanan Kerja Yang Diterapkan

Selain menghasilkan keuntungan ekonomi, keselamatan kerja adalah aspek utama dalam industri, terutama dalam menjaga keamanan pekerja. PT GNI, sebagai salah satu perusahaan peleburan nikel atau smelting terkemuka di Indonesia, tidak terkecuali dalam menghadapi tantangan ini.

Proses peleburan nikel yang digunakan oleh PT GNI mengadopsi teknologi Rotary Kiln Electric Furnace (RKEF) dengan mengembangkan 25 jalur produksi dan rencananya akan menghasilkan 1,9 juta Nickel Pig Iron (NPI) setiap tahunnya. Dengan lebih dari 12.000 pekerja yang terlibat dalam operasi yang melibatkan alat berat dan suhu tinggi, prioritas utama perusahaan adalah menjaga keselamatan kerja.

PT GNI telah berkomitmen untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan nyaman bagi semua karyawannya. Untuk mencapai tujuan ini, perusahaan menerapkan regulasi keamanan kerja yang sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker RI).

Keberadaan P2K3, yang terdiri dari perwakilan pengusaha dan pekerja, sangat penting untuk PT GNI. Ini bukan hanya menjadi tanggung jawab perusahaan, tetapi juga melibatkan karyawan dalam upaya bersama menjaga keselamatan dan kesehatan mereka di tempat kerja. Komitmen PT GNI terhadap ini sangat kuat.

P2K3 memiliki tugas dan fungsi teknis yang telah diatur dalam Peraturan Menteri Nomor 4 Tahun 1987, yang mencakup:

  • Mengumpulkan dan menganalisis data terkait K3 di perusahaan.
  • Membantu menyadarkan setiap karyawan tentang bahaya dan risiko dalam pekerjaan, serta memberikan panduan tentang efisiensi dan produktivitas kerja, penggunaan alat pelindung diri, dan metode kerja yang aman.
  • Membantu perusahaan dalam mengevaluasi proses dan lingkungan kerja, menentukan tindakan koreksi yang diperlukan, mengembangkan sistem pengendalian risiko K3, dan mengawasi kecelakaan serta penyakit yang terkait dengan pekerjaan.
  • Menyelenggarakan program penyuluhan tentang K3, memantau aspek gizi kerja, memeriksa kelengkapan peralatan keselamatan kerja, mengembangkan pelayanan kesehatan bagi tenaga kerja, mendirikan laboratorium K3, dan mengurus administrasi terkait K3.
  • Membantu perusahaan dalam menyusun kebijakan manajemen dan pedoman kerja yang berfokus pada peningkatan seluruh aspek K3.

Peran P2K3 di PT GNI sangat krusial dalam mengawasi dan mengimplementasikan semua prosedur keamanan kerja, regulasi keamanan kerja, dan regulasi keselamatan di smelter PT GNI. Dengan jumlah pekerja yang banyak dan risiko pekerjaan yang tinggi, PT GNI memiliki komitmen yang kuat untuk menjaga keamanan dan kesehatan pekerjanya, menciptakan lingkungan kerja yang aman, dan memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan bagi semua.

Meskipun telah menetapkan regulasi keamanan kerja untuk mengurangi angka kecelakaan kerja di PT GNI dan regulasi safety kerja di PT GNI, perusahaan terus menjalin kerja sama dengan pihak lain untuk memastikan implementasi semua prosedur keamanan kerja berjalan dengan baik. Sebagai tindakan pencegahan terhadap kecelakaan kerja, PT GNI berkolaborasi dengan Kementerian Tenaga Kerja untuk meningkatkan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), sebagaimana tercantum dalam Komitmen dan Ikrar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) PT Gunbuster Nickel Industry.

Tentu, risiko kecelakaan kerja dapat muncul dalam industri yang melibatkan banyak pekerja serta prosedur kerja dan lingkungan berisiko tinggi seperti di industri smelter. Namun, PT GNI memiliki komitmen kuat untuk mengurangi kemungkinan terjadinya kecelakaan kerja.

Meskipun manajemen perusahaan telah berupaya keras untuk menjalankan prosedur keamanan kerja PT GNI, regulasi keamanan kerja di PT GNI, dan regulasi safety kerja di smelter PT GNI, pemahaman para pekerja terhadap prosedur dan regulasi ini tetap sangat penting. Oleh karena itu, PT GNI secara rutin mengadakan program pendidikan dan pelatihan tentang keselamatan dan kesehatan kerja dengan melibatkan pihak-pihak eksternal.

Salah satu upaya yang dilakukan PT GNI adalah melalui program Pendidikan dan Latihan Dasar (diklatsar) Penyelamatan dan Penanganan Kecelakaan Kerja, yang bekerja sama dengan Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas) Kota Palu. Program ini melibatkan karyawan dari berbagai departemen, termasuk Departemen Health, Safety, and Environment (HSE). Diklatsar bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada karyawan tentang tanggap darurat perusahaan dan penggunaan sarana tanggap darurat. PT GNI berharap melalui program ini, para karyawan akan lebih memahami peran dan tugas mereka dalam menghadapi situasi darurat di lokasi smelter PT GNI.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *